9 Hari Babymoon ke Jepang: Kansai – Kanto (Part 3)

Babymoon ke Jepang! Melanjutkan cerita perjalanan saya, istri dan cabang bayi ke Jepang salama 9 hari, kali ini masuk ke bagian 3. Di bagian 1 dan 2 kami berkunjung ke Osaka dan Kobe, untuk cerita kali ini akan di fokuskan di Kyoto karena kami menginap 3 malam di Kyoto. Oh ya, bagi yang belum baca cerita nya dari awal mungkin bisa baca dulu artikel nya di bawah ini ya:

9 Hari Babymoon ke Jepang: Kansai – Kanto (Part 1)

9 Hari Babymoon ke Jepang: Kansai – Kanto (Part 2)

Di hari sebelum nya, setelah dari Kobe, sorenya kami langsung menuju ke Kyoto menggunakan Kansai Thru Pass. Kami menginap di AirBNB selama 3 malam di Kyoto, namanya Kyoto 201, dekat Stasiun Kyoto, berupa apartemen. Jika kalian juga cari referensi AirBNB di Kyoto mungkin pengalaman kami ini bisa berguna, silahkan baca reviewnya di sini: Kyoto 201, Recommended AirBNB dekat Stasiun Kyoto.

9 Hari Babymoon ke Jepang: Kansai – Kanto (Part 3)

Babymoon ke Jepang Part 3

Babymoon ke Jepang Day 3

Itinerary:

  1. Kyoto Railway Museum
  2. Nijo Castle
  3. Naritaya Halal Ramen
  4. Yasaka Shrine
  5. Kiyomizu-zaka Street

Hari ini di awali dengan bangun yang agak siang di AirBNB, karena malam sebelum nya kami tidur cukup larut juga, jadi mau sedikit santai saja, apalagi ibu hamil kan banyak persiapan yang diperlukan.

AirBNB yang kami sewa ini lokasi nya cukup strategis karena ada beberapa tempat wisata yang bisa di datangi dengan jalan kaki salah satu nya Kyoto Railway Museum dan Umekoji Park. Namun, karena Umekoji Park sedang di renovasi jadi kami hanya mampir ke Kyoto Railway Museum saja.

Kyoto Railway Museum

Dari AirBNB yang kami tempati hanya perlu jalan kaki sekitar 5 menit saja, ketika menuju kesini juga akan melewati Umekoji Park yang sedang di renovasi.

Kyoto Railway Museum ini adalah museum yang didekikasikan untuk pengetahuan umum dari semua jenis kereta api yang pernah digunakan di area Kansai, dari kereta uap lokomotif sampai ke kereta cepat Shinkansen.

Babymoon ke Jepang - Kyoto Railway Museum 1

Babymoon ke Jepang – Kyoto Railway Museum 1

Tiket masuk nya seharga 1200 yen. Kami putuskan tidak masuk karena cukup melihat dari luar saja sudah terlihat beberapa koleksi nya. Tapi, cocok banget kalau kalian memang punya minat tentang dunia per-kereta apian.

Babymoon ke Jepang - Kyoto Railway Museum 2

Babymoon ke Jepang – Kyoto Railway Museum 2

Nijo Castle

Tidak berlama di Kyoto Railway Museum kami pun berangkat menuju ke destinasi selanjut nya yaitu Nijo Castle, karena dulu ketika pertama kali saya ke Kyoto, belum pernah berkunjung ke satu pun castle yang ada di daerah ini.

Oh ya, di Kyoto ini paling efisien itu menggunakan Bus, karena rute kereta tidak terlalu banyak dan tempat wisata banyak di lalui rute bus. Jadi Kansai Thru Pass sangat berguna karena sudah include gratis Bus Fare. Kalian juga bisa menggunakan Kyoto Bus Pass per hari nya 500 yen, bisa di beli di penginapan, stasiun ataupun di supir bus nya.

Dari Umekoji Bus Stop kami menggunakan Bus No. 33 untuk menuju ke Kyoto Station terlebih dahulu, lalu ganti bus ke No. 9 untuk ke Nijojo-mae Bus StopOh ya, saya menggunakan aplikasi android bernama Kyoto Bus Checker untuk mengecek rute bus di Kyoto, nanti saya tulis reviewnya.

Babymoon ke Jepang - Kyoto Bus Stop

Babymoon ke Jepang – Kyoto Bus Stop

Tiba di Nijo Castle, dari luar terlihat megah dan besar sekali kompleksnya. Harga tiket perorang nya 600 yen. Bisa di beli di bagian depan dari castle ini tepat di seberang dari halte bus.

Babymoon ke Jepang - Nijo Castle Ticket

Babymoon ke Jepang – Nijo Castle Ticket

Nijo Castle ini terdaftar dalam UNESCO World Heritage, banyak sekali bangunan-bangunan ala Jepang kuno di dalam nya, juga benda-benda kesenian seperti lukisan dan ukiran. Merupakan peninggalan sejarah yang di bangun oleh Nobunaga di tahun 1569 dan pernah di jadikan markas oleh Tokugawa Ieyasu pada tahun 1603. Di awali dengan Higashi-Ote-Mon gate, tepat setelah kita membeli tiket.

Babymoon ke Jepang - Higashi-ote-mon Gate

Babymoon ke Jepang – Higashi-ote-mon Gate

Lalu berlanjut ke area Ninomaru Palace, yang pada masa nya di pergunakan untuk urusan administratif. Di dalam sini tidak boleh berfoto, jadi saya bisa ceritakan terdapat banyak ruangan yang di dalam nya terdapat lukisan dan diorama pada masa kekaisaran terdahulu.

Babymoon ke Jepang - Ninomaru Palace

Babymoon ke Jepang – Ninomaru Palace

Mengikuti petunjuk arah yang di sediakan, kita akan menuju taman cantik bernama Ninomaru Garden, letaknya persis di belakang Ninomaru Palace. Terdapat kolam dan taman yang cocok untuk spot foto-foto.

Babymoon ke Jepang - Ninomaru Garden

Babymoon ke Jepang – Ninomaru Garden

Menuju ke area utara dari Nijo Castle ini, kita akan tiba di Honmaru-goten Palace, sama seperti Ninomaru Palace, kita tidak bisa foto-foto di dalam nya, jadi kami hanya mengunjungi taman nya saja, yang bernama Honmaru Garden.

Babymoon ke Jepang - Honmaru-goten Palace

Babymoon ke Jepang – Honmaru-goten Palace

Setelah dari Honmaru Garden, kami memutuskan untuk menyudahi kunjungan di Nijo Castle ini, dengan terus mengikuti jalur sampai ke gerbang utama.

Destinasi berikutnya adalah Yasaka Shrine di Gion, tapi karena sudah jam makan siang kami putuskan untuk makan dulu.

Naritaya Halal Ramen

Dari Nijo Castle ke Gion kami tetap menggunakan Bus, yang di cover oleh Kansai Thru Pass dengan rute ke arah Stasiun Kyoto: Bus no. 50 Nijojo-mae – Shijo Nishinotoin. ganti arah lalu naik Bus no. 207 Shijo Nishinotoin – Gion.

Langsung mendarat di depan Halte Yasaka Shrine, tapi tujuan kami adalah cari makan dulu. Saya pernah baca satu artikel tentang Ramen Halal yang berada di area Gion ini bernama Naritaya Halal Ramen. Setelah cek Google Map ternyata cukup dekat, hanya 5 menit jalan kaki. Jadi, kami putuskan untuk makan disana.

Setiba di depan warung nya, ternyata ada 2 warung bernama hampir sama yaitu Naritaya Halal Yakiniku dan Naritaya Halal Ramen. Mereka bersebelahan, mungkin masih 1 grup. Tadi nya mau coba yang yakiniku namun ternyata antri nya cukup panjang, jadi kami pilih yang ramen saja.

Babymoon ke Jepang - Naritaya Halal Yakiniku

Babymoon ke Jepang – Naritaya Halal Yakiniku

Babymoon ke Jepang - Naritaya Halal Ramen

Babymoon ke Jepang – Naritaya Halal Ramen

Warung nya kecil, seperti warung ramen dan sushi bar pada umumnya. Oh ya, walaupun kecil, tapi di dalam nya ada Mushola loh, bagi yang mau Sholat bisa disini. Juga, sudah banyak penghargaan dan sertifikat halal di berikan, salah satu nya dari Pemerintah Malaysia. Oh ya, salah satu pelayan nya ada orang Indonesia, mahasiswa yang kuliah di Jepang dan sedang kerja sambilan.

Babymoon ke Jepang - Halal Certificate

Babymoon ke Jepang – Halal Certificate

Saya memesan ramen andalannya yaitu Mazesoba seharga 1200 yen, sedangkan istri memesan Miso Ramen seharga 1000 yen. Mazesoba ini lebih kayak ramen versi kering tanpa kuah (bisa di tambah soup tapi ketika kita sudah habis makan Mazesoba nya), dengan banyak campuran sayuran dan topping daging sapi. Sedangkan, Miso Ramen nya seperti miso ramen pada umum nya, kuah nya segar. Porsi nya cukup besar untuk ukuran kami berdua, ini sangat kenyang. Untuk review lengkap nya nanti saya tulis di artikel lain ya.

Babymoon ke Jepang - Mazesoba

Babymoon ke Jepang – Mazesoba

Babymoon ke Jepang - Miso Ramen

Babymoon ke Jepang – Miso Ramen

Setelah kenyang kami pun kembali menuju Yasaka Shrine.

Yasaka Shrine

Jalan lagi ke arah Yasaka Shrine sekitar 5 menit dari warung Ramen Halal tadi. Sebenarnya dulu saya pernah kesini, namun waktu itu sudah gelap jadi tidak bisa menikmati, nah sekarang ingin lihat suasana ketika masih agak terang nya.

Babymoon ke Jepang - Yasaka Shrine Gate

Babymoon ke Jepang – Yasaka Shrine Gate

Sebelum masuk ke area utama Yasaka Shrine, terdapat banyak pedagang Yatai yang menjual banyak makanan khas Jepang seperti Okonomiyaki, Taiyaki, dll. Istri saya pun seperti biasa ngemil lagi Okonomiyaki seharga 500 yen.

Di area utama Yasaka Shrine, pada hari-hari tertentu di sini terdapat pertunjukkan kesenian tradisional Jepang, namun ketika saya tiba sedang tidak ada. Jadi, jika kalian mau kesini mungkin bisa googling dulu waktu pertunjukkannya.

Babymoon ke Jepang - Yasaka Shrine

Babymoon ke Jepang – Yasaka Shrine

Oh ya, banyak yang mengira kalau di Yasaka Shrine ini adalah tempat nya para Geisha kumpul, itu salah ya. Malah jarang banget ada Geisha disini, yang pasti Geisha tidak berkumpul disini, biasanya mereka berada di Hanami-koji-dori. Jalan antara Shijo-dori dan Kennin-ji Temple (buka Google Map). Waktu yang pas ketika mereka di jalan tersebut biasanya di Weekend, sore menuju magrib (sunset).

Tidak berlama di Yasaka Shrine karena kami masih mau berkunjung ke Kiyomizu-zaka Street.

Kiyomizu-zaka Street

Dari Yasaka Shrine ini sudah dekat untuk ke Kiyomizu-zaka Street, tinggal buka Google Map dan ikuti saja arah nya, sekitar 10 menit jalan kaki. Hal yang menarik disini adalah rumah-rumah nya yang masih arsitektur Jepang tradisional, tempat yang cocok untuk foto-foto.

Babymoon ke Jepang - Kiyomizu-zaka Street

Babymoon ke Jepang – Kiyomizu-zaka Street

Juga, ketika siang hari, disini banyak sekali yang memberikan tester-tester cemilan khas Jepang, yang sayang jika tidak dicoba loh. Kalau kalian masih ada waktu bisa lanjutin ke Kiyomizu-dera Temple nya, namun karena sudah pernah dan masih ada bagian yang di renovasi, kami tidak kesana.

Hari pun sudah gelap, kami putuskan untuk sudahi eksplorasi Kyoto hari ini.

Kyoto Station

Pulang menggunakan Bus lagi yang di cover KTP, menggunakan rute: Bus no. 100 Gion – Kyoto Station. Setiba nya di Kyoto Station langsung ganti bus ke No. 205 Kyoto Station – Umekoji Park.

Sembari menunggu Bus datang di Kyoto Station, saya sempatkan untuk mengabadikan Kyoto Tower yang bercahaya di malam hari.

Babymoon ke Jepang - Kyoto Tower

Babymoon ke Jepang – Kyoto Tower

Setiba nya di Umekoji Park Bus Stop, saya sempat kan untuk membeli makan malam di Family Mart terdekat dengan total harga 1200 yen. Lalu kami pun pulang ke AirBNB tempat kami menginap.


Demikianlah cerita perjalanan Babymoon kami di hari ketiga dengan destinasi Kyoto ini. Memang tidak banyak destinasi yang kami kunjungi, lebih ke napak tilas beberapa destinasi yang pernah saya kunjungi 2 tahun lalu. Tapi, saya rasa cukup menarik sebagai referensi kalian. Semoga rute cerita kami ini sedikit berguna bagi kalian yang mau ke Kyoto.

Pengeluaran Day 3

  1. Tiket Nijo Castle: 1200 yen = Rp. 150.000
  2. Makan Siang: 2200 yen = Rp. 270.000
  3. Okonomiyaki: 500 yen = Rp. 62.000
  4. Makan Malam: 1200 yen = Rp. 150.000

Note: Kurs saat itu 1 yen = Rp. 123, dan konversi ada yang saya bulatkan.

Ditunggu lanjutan kisah kami ya. Oh ya, ini ada sedikit rangkuman video dari Babymoon ke Jepang kami kemarin. 🙂

 

,

About Deffa

Halo saya Deffa Utama, suka banget traveling dalam dan luar negeri dan juga antusias dalam hal dunia Digital Marketing. Selamat datang di Blog saya ini semoga berguna.
View all posts by Deffa →

3 thoughts on “9 Hari Babymoon ke Jepang: Kansai – Kanto (Part 3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *